CV. ASROR KAROMAH: Waktu Lebih Berharga Dari Pada Uang

Waktu Lebih Berharga Dari Pada Uang


Perlu anda ketahui bersama, bahwasanya waktu adalah jauh lebih berharga, jauh lebih penting, bahkan jauh lebih mahal dari pada uang. Waktu adalah satu-satunya hal yang paling berharga dalam hidup ini. 
Anda tentunya pernah mendengar istilah "time is money (waktu adalah uang)", tetapi sebetulnya waktu itu jauh lebih mahal dari nominal uang itu sendiri, cuman sayangnya banyak orang yang tidak menyadari akan kebenaran hal tersebut.

Banyak orang yang menyesal disaat mengetahui uangnya hilang, banyak orang yang sakit hati disaat kekasihnya diambil orang, bahkan tidak sedikit orang yang marah-marah hanya karena sepasang sendal jepitnya hilang.

Tetapi adakah orang yang marah, adakah orang yang kecewa, adakah orang yang menyesal disaat dia kehilangan waktunya hilang terbuang sia-sia...???

Ingatlah baik-baik wahai para pembaca yang bijaksana...!!!
Berapa sering Tuhan Sang Pencipta (Allah SWT), bersumpah menggunakan kata waktu didalam kitab suci-Nya Al-Qur'an...???
"Demi waktu Ashar...
Demi Waktu Dluha...
Demi waktu malam...".
Itu sebagai bukti, bahwasanya waktu adalah satu-satunya hal yang sangat berharga dalam hidup ini, oleh karena itu jaga dan aturlah baik-baik waktu anda sendiri...!!!
Kenapa...???
Karena waktu kalau sudah hilang maka tidak akan bisa dikembalikan.

Ingat...!!! Tuhan sangatlah adil didalam memberikan waktu untuk seluruh manusia, semuanya diberi jatah waktu yang sama dalam sehari semalam, yakni sama-sama 24 jam.
Pertanyaannya...
Kenapa mereka bisa sukses sedangkan kita tidak...???
Kenapa mereka bisa menjadi orang yang pandai, sedangkan kita tidak...???
Jawabannya adalah karena mereka tidak pernah membuang waktu dengan sia-sia, mereka betul-betul memiliki managemant waktu yang sangat baik, semua waktunya mereka pergunakan untuk hal-hal positif, mereka pergunakan seluruh waktunya untuk berpikir, berkarya, berbisnis, berbisnis, berbisnis dan terus digunakan untuk menggali ilmu-ilmu yang berguna untuk kesuksesan hidupnya didunia & akherat. Itulah yang membuat dia menjadi luar biasa sedangkan kita biasa-biasa saja.

Anda ingin menjadi seorang pengusaha...???
Anda ingin berbisnis...???
Maka syarat utamanya adalah anda harus betul-betul menata dan mengatur waktu anda sebaik mungkin, jangan pernah mengatakan "anda tidak punya waktu", karena jatah waktu semua manusia itu adalah sama, yakni sama-sama 24 jam. Tugas awal anda adalah kelolalah waktu anda tersebut supaya anda bisa melakukan banyak hal positif dan berguna dalam 24 jam tersebut, karena jika tidak memiliki management waktu yang baik bisa dipastikan 24 jam anda akan terbuang sia-sia setiap harinya.

Apakah cukup dengan memenej waktu sajakah, untuk menjadi seorang pembisnis itu...???
Ohhhh... tentu tidak, bisnis itu tidaklah gampang.
Selain bisnis itu perlu adanya management waktu yang baik, bisnis pun perlu adanya usaha dan upaya yang keras nan gigih didalam membangunnya.

Anda hidup dizaman apapun, yang namanya berbisnis itu pasti harus siap untuk mengambil dan menghadapi segala resiko yang ada. Ibaratnya seperti upaya untuk membuka jalan ditengah-tengah hutan yang lebat dan berduri, pasti membutuhkan tenaga yang besar, mental yang kuat, semangat yang berkobar, otak yang cerdas & bijak.

Orang-orang yang telah sukses mendahului kita, mereka itu tidak membangun kesuksesannya dalam sehari, mereka tidak membangun kesuksesannya dalam waktu sekejap. Mereka membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya dalam membangun kerajaan bisnisnya, mereka telah jatuh berkali-kali didalam percobaannya, mereka telah gagal puluhan atau bahkan ratusan kali didalam perintisannya, tetapi mereka tidak pernah berhenti melangkah sekalipun harus jatuh berkali-kali, mereka tidak pernah berhenti berjuang sekalipun kegagalan selalu menghampirinya, mereka tidak pernah menyerah sama keadaan, mereka tidak pernah mau kalah sama kegagalan, mental baja & pantang menyerah itulah prinsip hidupnya dan karena kegigihannya itulah yang membuatnya menjadi sukses seperti saat sekarang ini.

Anda ingin sukses...???
Anda ingin kaya...???
Sudah berapa kali anda mencoba...???
Sudah berapa kali anda gagal...???

Kalau anda sudah kaya raya, anda boleh abaikan ini.
Tetapi jika anda miskin, Kenapa anda memilih diam dan bertahan dalam kemiskinan tersebut...???
Bangkitlah...!!!
Mulailah kembali...!!!
Jangan pernah berhenti berjuang...!!!
Karena kalau anda berhenti, kapan anda akan sampai digaris finish...???

Perlu anda ketahui semuanya, jalan menuju kesuksesan itu berbatu dan berliku, jika perjuanganmu berhenti ditengah jalan, maka bisa dipastikan usaha-usahamu yang dulu, kegagalan-kegagalan yang pernah anda rasakan, maka itu akan menjadi sia-sia.
Mulailah rubah pola pikir anda, jadikanlah kegagalan itu sebagai jembatan untuk anda melangkah pada kesuksesan, hilangkanlah rasa takut anda terhadap kegagalan, mulailah bersahabat dengan kegagalan, jadikanlah kegagalan itu sebagai hal yang menyenangkan karena tanpa kegagalan anda tidak akan pernah sampai pada kesuksesan.

Ingatlah...!!!
Gagal karena mencoba itu jauh lebih baik, dari pada tidak pernah gagal karena tidak pernah mencoba sama sekali.
Teruslah berjuang dan jangan pernah berhenti hingga apa yang semua orang inginkan anda telah memilikinya...!!!
Ingat...!!!
Perjuanganmu bukan hanya sebatas untuk meraih kesuksesan, bahkan setelah kesuksesan telah anda raihpun, anda harus tetap berjuang lebih keras lagi untuk dapat mempertahankan kesuksesan itu sendiri...!!!
Percayalah...!!!
Pengorbanan dan perjuanganmu itu akan menentukan seberapa besar pendapatan dan penghasilanmu nanti.

Betapa banyak orang yang kagum dengan kekayaan orang-orang yang sukses dan tidak sedikit juga para remaja dan muda-mudi, yang diam-diam mereka berpikir "andai saja aku punya orang tua yang kaya raya".
Heiiii... Sadarlah kalian semua...!!!
Disaat anda mengeluh karena tidak punya orang tua yang kaya raya, perlu anda ketahui semuanya hampir 90% orang-orang sukses pada saat sekarang ini, mereka terlahir dari orang tua yang miskin bukan dari orang tua yang kaya raya.
Sudah bukan zamannya sekarang mengandalkan harta orang tua, tetapi bakat dan pengetahuanmu itulah modal utamamu.

Salah satu pakar ekonom Prancis "Raul Amaros", berdasarkan penelitiannya menyatakan: "orang yang kaya karena orang tuanya kaya dibandingkan dengan orang yang kaya karena bakat & pengetahuannya, itu berbanding 1:1 (sama/sebanding)". Itu artinya: sekalipun anda tidak memiliki orang tua yang kaya, anda masih memiliki kesempatan dengan mengandalkan bakat dan pengetahuanmu tersebut dalam menggapai mimpi dan cita-citamu itu, karena biar bagaimana pun juga kecerdasan otak itu adalah modal yang tidak akan pernah habis, seperti yang pernah diulas dalam pembahasan sebelumnya.

Banyak orang yang menginginkan, bisa menempuh pendidikan hingga bangku perkuliahan, tidak sedikit juga yang mendambakan bisa bekerja diperusahaan ternama, ingin cepat naik pangkat, ingin tidak kekurangan uang, punya rumah megah, punya mobil mewah, terbebas dari lilitan hutang, ingin bisa menikmati hidup dengan tenang dan sejahtera tanpa kekurangan apapun.
Tapi apa kenyataannya...??? 
Mereka tidak pernah berjuang dan berkorban, untuk semua yang mereka inginkan.
Ingatlah...!!! Masa depanmu ada ditanganmu. Apa yang anda lakukan saat ini, akan menentukan apa yang akan anda dapatkan nanti dan apa yang anda dapatkan saat ini, itu adalah hasil dari apa yang anda lakukan dulu.

Saya mau kasih kisah nyata disini, tetapi sengaja tanpa saya sebutkan nama aslinya, saya sebut dia "A" untuk memudahkan penjelasan.

Si "A" terlahir dari orang tua yang miskin dan serba kekurangan, diusianya yang ke 27 tahun pada awalnya si "A", mendirikan sebuah badan usaha kecil-kecilan, tapi namanya juga awal perintisan dimana-mana mesti banyak tidak enaknya. Pendapatan tidak sebanding dengan pengeluarannya. Akhirnya untuk dapat bertahan hidup si "A" berkeliling sendiri mencari tambahan penghasilan dengan berjualan pakaian dalam, mainan anak-anak, dan barang-barang kecil lainnya. Diawal perjuangannya itu dia banyak mengalami kepahitan, dia dihina, dicaci maki, direndahkan oleh banyak orang, bahkan termasuk oleh teman-teman dan keluarganya sendiri.

Sering dia renungi nasibnya, bahkan tak jarang juga air mata menetes dalam perenungannya, tapi dia tidak berkecil hati, tidak menyerah pada keadaan yang sedang dialaminya saat itu dan tidak pernah sedikitpun terlintas dalam pemikirannya untuk berhenti berjuang, dia terus lalui hari-harinya dengan penuh semangat dan keyakinan yang mantap didalam hati, dia yakin Tuhan tidak pernah tidur, dia yakin Tuhan pasti akan mengganti dan membayar setiap tetes keringat dan air matanya dan dia pun si "A" meyakini bahwasanya kesuksesan pasti akan diraihnya suatu saat nanti, dia terus berjuang, berjuang dan terus berjuang sambil mengurus badan usaha kecil-kecilan yang didirikannya dia pun terus sambil berkeliling jualan pakaian dalam.

Seiring berjalannya waktu, tak terasa sudah 3 tahun kurang lebih perjuangannya, terhitung sejak awal didirikannya badan usaha tersebut. Barulah mulai sedikit terasa ada hembusan angin kesuksesan pada dirinya, sudah mulai terlihat kemajuan pada badan usahanya itu, dia tidak lagi berkeliling jualan pakaian dalam, dia lebih fokus dan menghabiskan waktu untuk terus memajukan badan usaha tersebut, sampai akhirnya dia mampu membuka cabang usaha dimana-mana.
Sekarang dia sudah memiliki segalanya, rumah megah, mobil mewah, uang milyaran, rumah tangga harmonis, anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang baik dari sekolah-sekolah ternama.
Luarrr biasaaaa... kisahnya begitu menginspirasi...

Kesimpulannya...
Seperti apapun keadaan orang tua kita, itu tidak bisa menjadi alasan untuk kita tidak bisa sukses.
Kita sering melihat betapa hebatnya orang-orang yang sukses itu, kita sering membicarakan keberhasilan-keberhasilannya, tetapi kita tidak pernah mau tahu apa yang telah dia alami sebelum kesuksesannya itu, kita tidak pernah mau belajar dan mencontoh seperti apa perjuangannya tersebut.
Mungkin mereka harus berjuang sampai larut malam, mungkin mereka hanya tidur 2-3 jam saja setiap harinya karena sisanya digunakan untuk terus berpikir dan merealisasikan pemikirannya tersebut, atau mungkin mereka telah jatuh berkali-kali bahkan sampai tersungkur ketanah dan membiarkan orang lain melangkahi tubuhnya.

Kita menginginkan sukses seperti mereka, tetapi waktu kita selalu dibuang sia-sia. Kita mengingkan bisa memiliki seperti apa yang dia miliki, tetapi kita selalu takut pada kegagalan dan tidak mau berjuang. Kita mendambakan gaji yang tinggi dan pekerjaan yang stabil tetapi tidak mau lembur.
Perlu kita ketahui bersama, bahwasanya "tidak pernah ada yang namanya gaji besar tetapi kerjaannya sedikit dan tanpa resiko. Seberapa besar pengorbanan dan perjuanganmu, sebanyak itu pulalah pendapatan dan penghasilanmu".

Usia produktif adalah masa yang paling indah dan juga kunci untuk menentukan seperti apa masa tuamu nanti. Jika kamu menginginkan usia tuamu tenang, santai, menyenangkan buatmu karena telah memiliki segalanya, maka berjuanglah dengan keras diusia mudamu tersebut sekarang. Tetapi jika usia mudamu kamu gunakan untuk bersantai-santai saja, tidak mau belajar, tidak mau berjuang, tidak mau bekerja, maka siap-siaplah diusia tuamu akan dipaksa oleh keadaan untuk bekerja keras, penuh penderitaan dan menyedihkan.

Ingatlah baik-baik...!!!
Jangan buang waktu mudamu sia-sia untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, karena jika masa tersebut telah lewat maka bisa dipastikan tidak akan pernah kembali lagi kepadamu.
Teruslah belajar...!!!
Teruslah berjuang...!!!

Salam Sukses Luar Biasa Dari CV. Asror Karomah...