Siapa orangnya sih yang tidak mengenal Rasulullah Muhammad SAW...???
Ya... Beliau adalah Putra dari Abdullah dan Siti Aminah.
Satu-satunya Rasul Allah SWT, yang kesempurnaannya tidak dimiliki oleh siapapun juga, baik sebelum beliau dilahirkan kedunia ini maupun sepeninggal beliau dari dunia ini.
Nama beliau selalu harum sepanjang zaman...
Kisah-kisah perjalanan hidupnya tidak akan pernah membuat bosan siapapun yang membacanya.
Kesempurnaan akhlaknya, selalu menjadi sauri tauladan terbaik sepanjang zaman bagi seluruh Manusia.
Namun, tahukah anda... Bahwasanya selain Muhammad SAW itu adalah seorang Nabi dan Rasul, ternyata beliau pun adalah seorang pembisnis sejati (entrepreneur) terbaik sepanjang masa...???
Prestasi-prestasi yang telah beliau ukir dalam keberhasilan bisnisnya sunguh-sungguh sangat luar biasa sekali hebatnya.
Etika dan Management Business yang beliau terapkan sangatlah ketat & disiplin, sehingga menjadikan beliau sebagai seorang Spiritual Marketer, yakni seorang pembisnis yang bukan hanya berdagang menggunakan barang semata (tangible assets) melainkan beliau pun seorang pembisnis yang mampu berdagang menggunakan ide (intangible assets).
Perlu anda ketahui bersama...!!! Bahwasanya prinsip-prinsip bisnis modern yang sering disampaikan oleh para motivator bisnis pada saat ini (siapapun dia), sebetulnya itu adalah prinsip, teori, etika dan ilmu menejemen bisnis yang telah beliau (Muhammad) terapkan puluhan abad yang lalu. Berbanggalah kita semua wahai anda Umat Muhammad SAW dimanapun berada, karena sesungguhnya kita memiliki seorang Rasul pemimpin umat terbaik sepanjang zaman yang kesempurnaannya didalam segala hal sangatlah patut untuk kita sauri tauladani dan dicontoh, termasuk didalam berbisnisnya.
Pada halaman ini, kami tidak akan mengupas kunci-kunci sukses & tips berbisnis ala Rasulullah Muhammad SAW terlebih dahulu, karena itu nanti akan saya jelaskan secara lebih detail pada halaman yang lain khusus kami sajikan special buat anda para pecinta blog.
Pada halaman ini, kami akan mengurai beberapa prestasi gemilang Muhammad dalam kancah bisnisnya dan akan kami usahakan juga untuk menjelaskan berapa jumlah kekayaan sahabat-sahabat terdekat beliau yang pernah tercatat dalam Sejarah Kejayaan Islam.
Jika anda baru mengetahui catatan sejarah ini, maka bersyukurlah anda karena sekarang anda akan mengetahui seberapa hebatkah Kejayaan Islam pada saat itu.
Dan jika anda pernah mempelajari catatan sejarah ini sebelumnya, maka anggaplah ini sebagai pengingat memori anda sendiri, bahwasanya Islam pada zaman dahulu betul-betul mengalami puncak kejayaan ekonomi selama kurang lebih 800 tahun, terhitung sejak awal Muhammad diangkat sebagai seorang Rasul Allah SWT dan selama 800 tahun tersebut, hampir 2/3 dunia ini dikuasai sepenuhnya oleh umat Islam.
Luaaarrrrr Biasaaaaaaa....
Prestasi Rasulullah Muhammad SAW
- Usia 8 - 12 Tahun, beliau menggembala dan berternak domba
- Usia 12 - 17 Tahun, beliau diajak oleh pamannya sendiri (Abi Thalib) untuk ikut berdagang ke Negeri Syam.
- Usia 17 Tahun, beliau diberi mandat penuh oleh pamannya untuk melakukan perniagaan secara mandiri (tanpa pengawasan, pengawalan dari pamannya dan beliau mendagangkan barang dagangannya sendiri).
- Usia 17 - 25 Tahun, beliau memimpin ekspedisi perdagangan keluar negeri (internasional) dan hampir menguasai pusat bisnis global pada zamannya.
- Usia 25 Tahun, beliau menikah dengan seorang saudagar kaya raya (Siti Khadijah), dan beliau memberikan Mahar: 20 ekor unta dan 12 uqiyah (ons) emas.
- Usia 25 - 40 Tahun, bisnis beliau (Muhammad) semakin bertambah besar karena digabung dengan barang perniagaan istrinya (Siti Khadijah) dan semakin berkembang pesat sehingga pada masa inilah beliau betul-betul merajai & menguasai pusat-pusat bisnis global pada zamannya. Kalau sekarang (Irak, Yordania, Bahrain, Suriah, Yaman dan daerah-daerah perdagangan lainnya di jazirah Arab).
- Usia 40 Tahun, beliau diangkat sebagai Rasul Allah SWT.
- Usia 40 - 63 Tahun, beliau fokus berdakwah dalam menyebarkan syiar Islam, dan pada masa ini pulalah beliau berhenti dari bisnisnya dan semua harta kekayaannya beliau pergunakan untuk syiar Islam itu sendiri.
Catatan:
- Beliau berbisnis kurang lebih selama 32 Tahun, terhitung sejak usia 8 Tahun hingga 40 Tahun, akan tetapi tidak ada catatan tertulis yang menjelaskan berapa kekayaan Muhammad dari bisnisnya tersebut, karena setelah beliau diangkat menjadi Rasul Allah SWT, beliau lebih memilih hidup sederhana dan seluruh harta benda beliau & istrinya dihabiskan untuk dakwah perjuangan Islam.
- Beliau berdakwah mensyiarkan Islam lebih kurang selama 23 Tahun, terhitung sejak usia 40 Tahun hingga akhir hayat beliau diusia 63 tahun kurang lebihnya. Hasil dakwah dan perjuangan beliau dalam kurun waktu 23 Tahun tersebut sungguh sangat menakjubkan sekali, dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama itu Agama Islam telah masuk dan tersebar diberbagai pelosok penjuru dunia seperti yang kita rasakan saat sekarang ini. Luarrr Biasaaaa Menakjubkan..
Sahabat Abdurrahman Bin 'Auf
Beliau adalah salah satu dari 10 sahabat Rasulullah Muhammad SAW yang pasti dijamin masuk Syurga dan beliau adalah satu-satunya sahabat Rasulullah yang paling kaya raya jika dibandingkan dengan kekayaan sahabat-sahabat Rasulullah lainnya.
Seberapa kayakah Abdurrahman bin 'Auf itu...???
Diperkirakan jumlah aset keseluruhan kekayaan Abdurrahman bin 'Auf, kurang lebih sekitar 100.000.000 Dinar atau setara dengan Rp 4.300.000.000.000,-. (1 Dinar = Rp 43.000)
Waooowwwww... Dahsyatttt... Dan itu belum termasuk dengan beberapa aset properti miliknya dan beberapa aset lainnya.
Bahkan Utsman Bin Affan yang sudah sangat kayapun bersedia menerima wasiat dari Abdurrahman bin 'Auf ketika dirinya membagi-bagikan uang sebesar 500 Dinar atau setara dengan Rp 21.500.000,- kepada setiap veteran perang Badar.
Satu dari sekian banyak wasiat Abdurrahman bin 'Auf yang sangat menarik adalah "Sungguh kulihat diriku, seandainya kuangkat sebuah batu niscaya kulihat dibawahnya emas dan perak".
Wasiatnya tersebut mengajarkan kepada siapapun juga cara pandang dan cara berpikir positif, dan oleh orang-orang zaman sekarang pemikiran Abdurrahman bin 'Auf tersebut dinamakan keajaiban dari berpikir positif (The Miracle of Positive Thinking).
Pernah juga Abdurrahman bin 'Auf menyumbang kepada penduduk Madinah seluruh barang dagangan yang dibawa oleh kafilah-kafilahnya dengan diangkut menggunakan Unta sebanyak 300 Unta dan hampir Unta-Unta pengangkut barang tersebut memenuhi jalan-jalan kota Madinah.
Pernah pula suatu waktu Abdurrahman bin Auf menyumbang secara sembunyi-sembunyi untuk perjuangan kaum muslimin sebesar 300.000 Dirham atau setara dengan Rp 1.500.000.000,- (1 Dirham = Rp 5.000,-), ditambah dengan 1.000.000 Dinar atau setara dengan Rp 43.000.000.000, juga menyumbang 200 uqiyah (ons) emas, 500 ekor kuda dan 700 ekor Unta.
Juga beliau (Abdurrahman bin 'Auf) selalu memberikan santunan kepada seluruh veteran perang kaum muslimin setiap kali pulang dari medan pertempuran, sebesar 15.000 Dinar/ orang atau setara dengan Rp 645.000.000,- dimana jumlah veteran perang tersebut tidak lebih dari 100 orang.
Kekayaannya yang melimpah ruah tersebut tidak pernah sedikitpun dia gunakan hanya untuk kesenangan pribadinya, melainkan semuanya berusaha dia sumbangkan tanpa ada rasa ragu sedikitpun dalam membantu perjuangan Rasulullah Muhammad SAW.
Kesungguhannya didalam bersedekah dan membantu perjuangan Rasulullah SAW, semakin menyuburkan harta kekayaannya sendiri, sampai-sampai ada beberapa penduduk Madinah yang berkata: "seluruh penduduk Madinah berserikat kepada Abdurrahman bin Auf, dimana sepertiga hartanya dipinjamkan kepada mereka, sepertiga laginya digunakan untuk melunasi hutang-hutang mereka dan sepertiga sisanya dibagi-bagikan secara cuma-cuma kepada pasukan Rasulullah SAW".
Bisa anda bayangkan kan ya, seberapa kokohnya pertahanan ekonomi kaum muslimin pada masa itu...???
Itu cuman baru dari 1 sahabat Baginda Rasulullah saja (Abdurrahman bin 'Auf), belum lagi kalau mengupas kekayaan milik sahabat Utsman ibnu Affan, Umar bin Khattab, Zubair bin Awwam, Amr bin Ash, dan masih banyak sahabat-sahabat Rasulullah lainnya yang terkenal kaya raya dan suka berderma.
Tapi kemanakah masa kejayaan Islam tersebut sekarang...???
Bisakah kita-kita memulihkannya kembali dizaman sekarang ini...???
Apa yang sudah kita berikan selama ini untuk mengembalikan kejayaan yang pernah dimiliki tersebut...???
Sudahkah anda berbisnis...???
Apa bisnis anda tersebut...???
Kapan anda hendak memulainya...???
Ingat...!!! "9 dari 10 pintu rejeki itu ada dalam perdagangan (bisnis)"
Berjuanglah...!!!
Semoga berkah....
